“…Kemiskinan, apa jawab mu?”

27 Oct 2008

..”Ahh.. sudalah..” kata teman kepada ku, untuk apa kau menulis tentang peringai kemiskinan yang ganas dan buas menindas rakyat indonesia.., bukankan agama sudah mewanti-wanti sejak ribuan tahun yang lalu “…tidak akan berubah nasib seuatu kaum jika kaum itu tidak merubahnya, sendiri” , aku terdiam mengulang-ulang kalimatnya dalam hati kurang lebih ada 7 kali ku ulangi dalam hati ucapan teman ku yang baru saja dia lontarkan… “hah….. ” sambil menyelentikkan jari ku.. “aku mengerti sekarang” jawab ku.., teman ku hanya menatap dingin.. mungkin dia bingung apalagi yang membuatku gelisa akan kemiskinan ini, pikirnya.

Sekarang coba kita hayati bersama-sama.. kalimat tadi diatas, “…tidak akan berubah nasib seuatu kaum jika kaum itu tidak merubahnya, sendiri” . sudah dapat gambaran.. oke langsung saja kita defenisikan satu persatu, ada dua maksud yang mendasar dari kalimat tersebut yang pertama : keadaan dalam ketidak mampuan (tenaga, materi, kekuasaan) yang menyebutkan kita dalam keadaan kemiskinan itu tidak akan bisa berubah jika kita tidak berniat/ melakukan/ berusaha keras untuk merubahnya, yang kedua : keadaan demikian yang telah kita usahakan/ perjuangkan agar terlepas dari kemiskinan (sosial, religi, politik dan hukum) dengan jelas-jelas di perintahkan untuk tidak diatasi dengan sendiri-sendiri. Tapi kita melupakan kalimat terakhir… kita selalu menutup mata hati untuk mentafsirkannya dengan sebenarnya.., banyak yang berhasil terlepas dari kemiskinan bahkan belum pernah mengalami apa rasanya dari sebuah kemiskinan berkat usahanya sendiri.. dia meyakini dirinya dapat berusaha untuk melakukan semuanya.., inilah jawaban untuk negara kita (Indonesia) mengapa tidak bisa terlepas dari kemiskinan, karena kita tidak mau merubannya bersama sama.. kita hanya merubahnya untuk kepentingan sendiri-sendiri sehingga dalam kepentingan itu kita kerap sekali merampas, mencuri dan maling hak yang seharusnya si miskin dapatkan untuk merubah nasibnya.. !! jangan bertanya kau pasti mengerti maksudnya wahai pembaca yang budiman.

lihat kami tuan, betapa sombongnya kalian, Tuhan saja melihat kami

Sampai saya menulis angan yang ada dijalan sempit pikiran ku, Pemerintah Indonesia belum punya strategi dasyat untuk menyelesaikan permasalahhan kemiskinan indonesia global (KIG), dari indonesia mulai dibentuk pemerintahan sehingga ada didalam program penjalanan pemerintahan mengenai pengentasan kemiskinan belum satu pun strategi dan cara yang bisa dijadikan pengendali kemiskinan, yah.. itulah nasib bangsaku, banyak yang perhatian kepada masibmu wahai si miskin tapi semua tiada ada upaya untuk merubah mu, jika kita sendiri, pemerintah sendiri, dan kalian (simiskin-kita) sendiri itu tidak akan mudah untuk merubah keaadan ini…, mari wahai Penguasa, wahai para Hartawan, wahai para Politikus, wahai para Dermawan, satukan nurani jangan biarkan simiskin mati dengan sendirinya karena hanya berusaha sendiri untuk merubah nasibnya, wahai para penggerak kemanusiaan (LSM/ NGO/ Civil Organitation) jangan kau lihat ini adalah project of fresh money untuk di kelola.. jangan membantah.. kalian juga memakan uang yang seharusnya kalian salurkan.. itu pasti..!!, .

Tidak bermaksud melukai, bukan bermaksud menimbulkan perpecahan dan permasalahan, karena negara kita sudah banyak masalah, mari kita bersama mencari apa yang terbaik untuk semua ini.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post