Cendikiawan muslim mulai penakut

29 Jan 2009

Sudah beredar Fatwa MUI yang mengharamkan golongan putih (Golput), merokok di tempat umum, vasektomi, senam yoga dan donor organ tubuh, dimana bunyi dari butir Fatwa MUI itu adalah seperti dibawah ini :

1. Penggunaan Hak Pilih dalam Pemilu

  • Pemilihan umum dalam pandangan islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa.

  • Memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagai mana disebutkan diatas atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram

2. Hukum merokok haram

  • Di tempat umum
  • Bagi anak-anak
  • Bagi wanita hamil

3. Vasektomi

  • Vasektomi sebagai alat kontrasepsi keluarga berencana dilakukan dengan memotong saluran sperma, hal itu menyebabkan kemandulan tetap. Upaya rekanalisasi (penyambungan kembali) tidak menjamin pulihnya kembali tingkat kesuburan yang bersangkutan. Karena itu, hukum praktik vasektomi haram.

4. Senam Yoga

  • Yoga yang murni ritual dan spiritual agama lain hukumnya haram

  • Yoga yang mengandung meditasi dan mantra atau spiritual dan ajaran agama lain hukumnya haram, sebagai langkah preventif (sadd al-dzariah)

  • Yoga yang murni adalah olahraga pernapasan untuk kesehatan hukumnya mubah (boleh)

5. Donor organ tubuh

  • Orang yang hidup haram mendonorkan kornea mata atau organ tubuh lainnya kepada orang lain.
Sumber MI, Selasa 27 Januari 2009

Hal yang menarik adalah pada point 1 (satu) yaitu larangan Golput bagi umat muslim, nah mari kita telaah mengapa MUI berkumpul dengan kecemasan yang luar biasa akan Golput yang sangat besar jumlahnya di Indonesia ini, mengapa pula Fatwa MUI ini keluar diwaktu-waktu promosi/ kampanye nya para tokoh politik, mengapa tidak dari dulu dan mengapa tidak setelah pemilu… nah… ada bebas berpendapat.

Para tokoh politik dari golongan muslim mempunyai ketakukan yang besar, kepada mereka yang muslim dan akan banyak memilih bungkam pada pemilu nanti, mengapa Golput.. ?? banyak versi yang beredar.. bisa jadi karena cacat administrasi , bisa jadi moto “Tidak memilih adalah pilihan“. Krisis kepercayaan kepada siapa saja yang sekarang sedang dalam masa pencalonan dirinya baik itu tingkat DPRD maupun tingkat DPR sampai pemilihan Presiden sekalipun.

Rakyat sudah bosan, rakyat sudah lelah dan rakyat sudah tahu dengan tingkah laku para elit politik, tingkat korupsi yang tinggi di mana-mana, kesejahteraan yang semakin terjerembab, penyalah gunaan kekuasaan oleh para anggota DPR dan pejabat dinegeri ini.. atas nama rakyat Indonesia kami bosan dengan itu semua, lebih baik dana kampanye dan dana pemilihan umum dijadikan untuk memulihkan perekonomian negara ini, bukankan jumlahnya sangat besar ????

mengharamkan Golput, merupakan tindakan penakut dari cendikiawan muslim, mereka takut tidak dapat suara pada pesta demokrasi nanti, karena sudah berebut dengan para calon sesama partai dan parta lainnya, jika rakyat Indonesia pada pemilu nanti tetap memilih golput maka mereka seperti kebakaran jenggot jadinya.

kutipan yang sangat membuat kita geli yaitu “Mewajibkan setiap muslim untuk menggunakan hak pilih selama ada pemimpin yang baik. Jika mereka belum menemukan yang baik, umat islam tetap dianjurkan memilih yang terbaik diantar yang terburuk.” (Sumber MI, Selasa 27 January 2009). Jadi para cendikiawan tersebut menyuruh (paksa) kita untuk tetap memilih pada pemilu besok, dan seandainya hanya ada calon pemimpin yang bajingan maka kita tetap harus memilih pemimpin tersebut dari antara calon bajingan itu. Indonesia oh Indonesia mengapa engkau yang setua ini masih di isi oleh orang-orang bodoh, meskipun mereka berpendidikan yang tinggi tetapi secara hakekatnya mereka bodoh.

Rakyat indonesia bebas memilih, memilih untuk tidak memilih sekalipun. Jangan pernah tertindas didalam negeri sendiri wahai saudaraku engkau bebas menentukan.


TAGS Fatwa MUI MUI Golput Haram Haram Golput


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post