untuk mu Kawan,.

6 Mar 2009

Sendiri dalam gelap malam,

Sendiri dalam sunyi pagi,

Terapung dipantai harapan mengejar magmah yang meluncur dari puncaknya mimpi.

Menerjang kristal-kristal es dunia hitam,

Membaur dalam bangkai, hirup emosi yang meledak-ledak,

Bagai daun ku jatuh kekeringan,

Berlari dengan keringat nanah mengerjar tumpuan waktu,

Senja terlihat ada yang ganjil dihadapan ku kawan.

Merintih memeluk sukma takkuasa berdiri tegar dalam himpitan dimensi yang mengiris-iris setiap element harapan ku,

Jangan kau lihat aku dari kulit yang berkerut bak jeruk purut yang berlubang kawan,

Pahami aku kau pastikan merasa,

Bahwa persahabatan lebih berharga daripada ribuan keluarga,

Ingatlah pesanku kawan suatu saat kita berjumpa pada liku dan tanjakan yang sama dalam dimensi apa dan mengapa.

*) Aku ingin kau ada bukan hanya untuk diriku tapi untuk semua apa yang ada pada diriku,semua yang tak-dapat aku tinggalkan, semua yang tak-dapat aku tangisi, semua yang membawaku dalam rimba kehidupan.

**) Kupersembahkan, buat teman yang memandang manusia dari segala apa yang menghiasi jiwanya, bukankah manusia dilahirkan tanpa membawa apa-apa, selain tubuh dan jiwa yang tuhan titipkan kepada manusia Tuhan juga menamankan chips yang akan mengontrol diri manusia itu yaitu HATI. Salinglah menyayangi dan mengasihi dengan sesama, jangan melihat manusia dari apa akidah yang dia yakini dari budaya yang dia miliki, dari warna kulit dan bentuk mata, bukankah semua itu adalah kehendak yang kuasa, dunia semakin tua manusia semakin kehilangan cinta untuk sesama.


TAGS Cinta Banget


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post