Berapa Jumlah KTP mu ?

13 Oct 2009

Pagi ini beberapa laman web pemerintah yang menyediakan fasilitas pendaftaran CPNS untuk periode 2009 secara On-line agak sulit untuk diakses, kemungkinan karena banyaknya request yang dilayanai oleh server, sehingga menyebabkan down.

Rekan pembaca laman blog saya ini mungkin bertanya, apa hubungannya KTP (Kartu Tanda Penduduk) dengan down nya beberapa server laman web instansi pemerintah, memang tidak ada korelasinya antara kedua hal tersebut, tetapi yang menjadi pembahasan kita kali ini adalah layanan pemerintah terhadap masyarakat dalam lingkup yang sangat kecil yaitu administrasi kependudukan.Oke, langsung saja kita bicarakan. setelah saya dan rekan saya mencari informasi tentang seleksi CPNS yang dilakukan oleh beberapa Departemen (sebagian registrasi secara On-line), pada ketentuan dan syarat pengiriman berkas lamaran masih ada beberapa departemen yang memasukkan Kartu Pencari Kerja /Formulir AK-1 (red. kartu kuning), dan KTP yang telah dilegaliris oleh camat setempat.

Apa yang menjadi permasalahan (untuk bebeberapa kasus perorangan), yaitu jika Saya/ Anda/ Saudara /sipalah…, yang sudah berada di tempat lain katakanlah Jawa/ Kalimantan /Sulawesi ataupu di Papua, sedangkan anda berasal dari pulau Sumatra dan memiliki KTP Sumatra, yang katanya KTP tersebut adalah KTP Nasional dan memiliki NIK Nasional, di entry-pun dengan menggunkan Aplikasi yang namanya SIAK On-line (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan), dan kata mereka KTP tersebut berlaku secara Nasional diseluruh Indonesia, dan bahkan Mendagri (Mardiyanto) menyerukan cecara publik pada iklan layanan masyarakat, bahwa penduduk yang memilik KTP lebih dari satu (1) dapat dikenakan sangsi.

Next case, kita yang ber-KTP Nasional (untuk wilayah Sumatra), tidak dapat atau tidak dilayani untuk melegalisir KTP tersebut di kantor kecamatan di daerah lain katakanlah di Jawa, dan untuk pembuatan kartu kuning pun kita tidak dilayani karena kita tidak memiliki KTP dimana kita mengurus untuk membuat kartu kuning tersebut.

Cukup 2 (dua) kasus dulu, dari singkat uraian diatas apakah KTP kita berlaku secara nasional ?, yang notabene nya KTP Nasional dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan) Nasional, jika kejadian seperti ini masih berjalan sampai hari ini. Maka untuk mempermudah proses yang sudah menjemukan dan mungkin juga bahkan memuakkan sebagian orang membuat beberapa KTP dimana mereka akan mengikuti seleksi penerimaan pegawai (Negeri/ BUMD/ Swasta ?).

Jika kita mau teruskan akan banyak sekali kasus yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, jika kita akan melakukan kegiatan yang menyangkut mengenai Administrasi di pemerintahan, mungkin anda bisa menjawab sendiri satu pertanyaan dari saya, Apakah KTP Nasional saudara/i bisa digunakan sebagao salah satu syarat administrasi untuk membuat SIM (Surat Izin Mengemudi) jika KTP anda buka KTP dimana anda akan membuat SIM tersebut, sedangkan KTP anda adalah KTP Nasional ?, saya tunggu partisipasi anda untuk berkomentar… syukur-syukur pak Mendagri juga baca dan berkomentar… heheh (i hope)

Jangan lupa habis kasih comment, sebutkan jumlah KTP anda, OK.


TAGS KTP Administrari Publik


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post