Presiden baru

20 Oct 2009

Sampai sudah waktu yang ditungu-tunggu oleh pasangan terpilih SBY-Boediono sebagai pasangan Presiden dan Wakil presiden RI untuk periode 2009-2014, setelah memenanggkan pemilu 2009 dalam satu putaran.

“Presiden baru” walaupun sebagai presiden terpilih kembali, telah lama berkutat mempersiapkan program-program kerja 5 tahun selanjutnya, minggu terakhir ini diwarnai dengan audisi para calon menteri yang akan membantu kinerja presiden, tarik ulur partai politik yang sebelumnya mengukuhkan dirinya sebagai partai yang akan ber-oposisi terhadap pemerintahan, semua mengisi ruang warta bangsa ini.

Elite politik, dan beberapa pejabat negara mulai sibuk mempersiapkan diri dalam perubahan ini, sebelumnya dari posisi menteri “A” dan akan menjadi menteri “B”, sebelumnya ketua umum parpol sekarang akan menjadi menteri, dan juga yang lainnya.

Apakah pembaca laman blog ini melihat warna muka yang terbebani saat mereka lakukan Fit and Proper Test dan sewaktu press conference yang selalu diberitakan oleh media, jelas mereka sumringah dan bangga dengan anugerah ini, dan ini sudah menjadi hukum alam, siapapun dia.

Setiap program yang dibuat tentunya akan selalu baik, terlihat bagus sekali dan elite pemerintahan juga selalu berjanji akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, melalului sumpah jabatan. Jika benar komponen tersebut (program+janji) dilaksanakan dengan betul sepertinya potret kesengsaraan di Negeri ini tidaklah separah hari ini, pendidikan yang tak terjangkau oleh semua masyarakat, Sembako yang membumbung tinggi sangat sulit diraih oleh para maryarakat miskin, sehingga anak -anak mereka kekurangan gizi dan hidup pada lingkungan dimana mereka dituntut untuk hidup dengan “keras” dan harus bertahan.

Sedang yang berjabatan, memanfaatkan kedudukannya dalam praktik suap, pengambilan hak orang banyak, kekuasaan menjadi power untuk menggunduli hutan, merubah fungsi lahan, dan banyak lagi. Saat ini dibelahan bumi manapun orang perorang telah tertanamkan untuk bertanggung jawab pada diri sendiri yang artinya jika mereka tidak memperjuangkan hak mereka sendiri maka mereka akan kehilangan hak itu.

Jadi, elite politik dan pemerintah yang selalu meng-atas namakan “Rakyat” hanya mendomplang nama mulia itu untuk hal-hal yang kadang merugikan banyak manusia (red. Rakyat), mengapa demikian karena mana ada elite pemerintahan dan politik yang mau hidupnya sengsara, akan tetapi mereka pastinya rela dengan kesengsaraan masyarakat kecil dari apa yang mereka keluarkan dalam sebuah kebijakan.

Selamat atas dilantiknya SBY-Boediono sebagai presiden RI untuk periode 2009-2014, semoga rakyat kecil merasakan perbedaan taraf hidup yang lebih baik, dapat mendapatkan layanan kesehatan dan layanan administrasi yang mudah dan dapat diakses (jangan hanya sekedar program dan selogan), layanan dan perlindungan hukum yang adil, penyediaan lahan pekerjaan yang memadai dan pengharapan kehidupan yang lebih baik.

- Rakyat Indonesia-


TAGS pelantikan pelantikan presiden presiden RI 2009-2014


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post